Senin, 05 Agustus 2013

Resensi Novel WONDER


Judul Buku : WONDER 

Penulis : 
R.J Palacio - (Harisa Permatasari, Terj.)

Penerbit : Atria

Tahun Terbit : 
Cetakan I : September 2012

Tebal : 428 hlm.



Kalo aku pribadi jujur jatuh cinta banget sama novel Wonder ini. Wonder beda dari novel gua yang lainnya, novel ini sama sekali bukan cerita dongeng atau novel yg terinspirasi dari cerita cerita dongeng. Bisa dibilang Wonder adalah buku keajaiban bagi sebagian anak seperti August(tokoh utama).  Menceritakan tentang hal hal yang biasa terjadi dengan orang orang seperti kita, di kehidupan manusia yang normal. 

Di bagian pertama, diawali cerita dari main characternya sendiri yaitu August Pullman. August bukan anak yang biasa biasa aja, dia itu anak yang luar biasa dalam artian--- yah dia sama seperti kita, main sepeda, makan eskrim, main bola tapi tidak semua anak menganggapnya seperti anak biasa. Tidak semua.
August tinggal di sebuah townhouse di sebuah jalan paling bagus di North River Heights. Memiliki kakak bernama Via, anjing bernama Daisy dan kedua orang tua yang sangat menyayanginya.

August (Auggie) Pullman lahir dengan kelainan Mandibulofacial Dysostosis, sebuah kondisi yang membuat wajahnya tampak tidak biasa. Meskipun dia sudah menjalani serangkaian operasi, penampilan luarnya tetap saja terlihat berbeda. Dan tahun ini Auggie harus melalui masa masa tersulit atau mungkin lebih sulit dari serangkaian operasi yang pernah dijalaninya. Tahun ini pertama kalinya auggie sekolah di sekolah umum, well tahun tahun sebelumnya auggie hanya sekolah dirumah. Nama sekolah baru auggie adalah Beecher Prep School! dan tentu saja hari pertama bersekolah auggie seribu kali lebih menegangkan dibanding hari pertama sekolah bagi anak biasa. Dengan wajahnya yang tidak biasa, semua murid di Beecher selalu kaget dan whoa! atau ohmygad! saat pertama kali melihatnya. Bahkan anak yang bernama Julian menjuluki auggie  seperti orc (mungkin salah satu tokoh di film star wars. auggie benar benar terobsesi dg star wars kalau km mau tau)
Bahkan anak yang bernama julian ini juga membuat sebuah permainan, seperti--- "jangan dekat dekat bocah orc itu! atau kau akan terkena penyakit menularnya!" 

Tapi semakin lama anak anak tadi sudah mulai terbiasa dg auggie, walaupun kelompok populer seperti julian masih bersikap angkuh dan tak mau menyentuh auggie. Untung saja disekolah barunya auggie punya 2 sahabat yang selalu menemaninya dan tidak peduli dg pendapat orang lain. Mereka adalah Summer dan Jack Will! mereka bahkan lebih memilih berteman dengan auggie padahal mereka bisa saja berteman dengan julian dan langsung masuk ke kelompok anak anak populer.

Ada banyak sekali cerita, pengalaman pengalaman yang seru dan menegangkan di novel ini. Tapi di akhi cerita, keadaan menjadi lebih baik. semua orang bersikap lebih baik pada auggie. Bahkan mereka tidak keberatan berfoto dg auggie saat pesta prom kelulusan. Hal yang indah bukan? dunia ini akan menjadi lebih baik jika kita bisa menjadi yang lebih baik dari yang seharusnya ;)

Yeah ceritanya memang menarik, kita diajarkan untuk menjadi orang baik ya. 
lagipula buat apasih membeda bedakan teman yang sedikit berbeda penampilan dengan kita? mungkin emang ada satu titik penampilan mereka yang berbeda dg kita, tapi siapa yang tahu hatinya? siapa yang tahu sifatnya? bukankah lebih baik berteman dengan seseorang yang biasa biasa saja namun perilakunya mulia, dibanding harus berteman dg anak yang berusaha ingin terlihat keren tapi malah memilih milih teman? benar kan?

Tapi sekali lagi, kalo pendapat pribadi sih yaaaaa, via (kakak auggie) adalah tokoh yang paling berkesan buat aku. Gatau kenapa sih, mungkin karna dia seumuran sama akucieee dan sama sama baru masuk sekolah menengah atas. Dan hal yang paling aku kagumin dari dia  itu, Via adalah sosok perempuan paling tabaaah sedunia akherat!!! dan jujur aja banyak yang harus aku contoh dari dia. Berkat dia, aku jadi sadar betapa manjanya aku sama orang tua hihi maklum sih aku anak tunggal;;) 

Tapi serius deh, via mampu ngatasin semua masalahnya sendiri. Dia sadar gak ada gunanya mengeluh, toh itu gak akan menyelesaikan masalah? Dia mau prihatin demi adeknya, gakmau ngrepotin dad sama mom yang capek ngurusin auggie dengan berbagai operasinya. Dan Via juga gak malu punya adek seperti auggie, bahkan dia bangga memilikinya:) 

Yah secara keseluruhan, buku ini patut buat dibaca kita kita (:
Ada banyak bangetttt pesan moral yang bisa diambil. 

Oh! pesan yang paling aku inget adalah pidato dari Mr.Tushman : 

"Jika kalian lebih berbaik hati dari yang seharusnya, seseorang di tempat lain, di suatu tempat, suatu hari. bisa mengenali wajah Tuhan di dalam diri kalian semua" :)











Pengen beli novelnya? yok follow @yemimakhrsm :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

u free to post a coment :)